Telaga Biru Oheo ialah destinasi tamasya alam yang menarik untuk dikunjungi di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Telaga ini seandainya di lihat dari jauh saja nampak amat menawan. Air biru dikelilingi sebagian pohon-pohon amat memanjakan mata. Apalagi untuk hingga ke destinasi tak butuh waktu yang lama. Masuk bisa di tempuh demikian itu gampang sehingga menjadi profit tersendiri untuk pelancong jalanjalanaja.com.

Mengenal Telaga Biru Oheo

Berwisata di sebuah telaga menawan bisa diciptakan opsi. Terutama lagi panorama alam yang disuguhkan amat memanjakan mata. Adapun Anda bisa bersantai sembari memperhatikan tawaran estetika alam yang tersaji. Berada di kelilingi oleh persawahan yang luas membikin kekuatan tarik panorama kian meningkat.

Baca Juga : Air Terjun Luweng Sampang, Keindahan Curug Unik di Yogyakarta

Sebagian waktu akhir-akhir ini nama Telaga Biru memang sedang mencuat. Walaupun berada di antara banyak persawahan buktinya air tak pernah mengalami surut. Hal itu terang menjadi kelebihan dibanding destinasi yang lain. Bersantai bersama rekan atau teman terang menambah keseruan dikala datang ke tamasya alam menawan ini.

Pesona Dimiliki Telaga Biru Oheo

1. Menawarkan Panorama Cantik
Energi tarik utama Telaga Biru Oheo berlokasi pada estetika alam yang diberi tahu. Air biru di tengah telaga demikian itu nyaman di mata. Siapa malahan yang memperhatikan akan merasa nyaman berada di sekitar destinasi. Pelancong malah bisa berenang merasakan kesegaran air secara segera. Bermain air atau berenang di daerah yang menawan terang bikin Anda betah.

Sekiranya masih sungkan berenang, duduk santai di sekitar destinasi juga bisa menjadi opsi. Apalagi sudah terdapat sebagian gazebo yang bisa menampung untuk rehat. Di tengah semilir angin dan kesegaran akan membikin pengunjung betah berlama-lama berada di telaga menawan nan menawan ini.

2. Cerita Legenda
Ada cerita menarik yang konon melegenda di daerah tamasya ini. Destinasi ini konon dahulunya di tempati banyak bidadari untuk turun mandi. Pada waktu itu seorang penjaga tebu bernama Oheo sedang dongkol sebab tebunya di makan oleh burung nuri. Mencoba menangkap nuri hal yang demikian ternyata pemuda itu terkejut memperhatikan ada banyak bidadari.

Karena dongkol burung nuri yang berubah menjadi bidadari tak jarang mengambil tebu, Oheo lalu memastikan untuk mengambil selendang salah satu bidadari. Dari situ Anawai Ngguluri tak dapat pulang lalu berkenalan. Lama kelamaan tumbuh cinta di keduanya. Cerita di atas tentu hanyalah legenda semata padahal demikian itu menambah kekuatan tarik tersendiri.

3. Air Tak Mengering
Ada yang menarik dari Telaga Oheo. Walaupun cuma di kelilingi persawahan dan mempunyai kontur tanah tak rata buktinya telaga ini tak pernah mengering. Keunikan hal yang demikian hingga ketika ini belum terjawab. Walaupun sebagian destinasi serupa akan mengalami fase mengering terutamanya ketika kemarau. Meski di Oheo tak pernah sekalipun kering.

Rute Menuju Lokasi

Mengakses Telaga Biru Oheo. Anda cuma perlu datang ke Desa Sambandete, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Jikalau datang dari kota Kendari karenanya diperlukan waktu kurang lebih tiga jam perjalanan. Walaupun terkesan lama namun Anda akan betah mengingat panorama selama perjalanan familiar amat menawan.

Pengunjung bisa datang bagus menerapkan kendaraan pribadi maupun memanfaatkan sebagian mode transportasi yang ada. Adapun Anda juga dapat memanfaatkan Google Maps untuk memudahkan selama perjalanan. Walaupun telah terpampang pula papan penunjuk jalan yang mempermudah pelancong yang datang.