Berbagai Makanan Khas Singkawang


jalanjalanaja.com – Sebagian besar warga di situ ialah orang Hakka dengan prosentase 42 %. Disamping itu, diikuti Tio Ciu, Melayu, dan Dayak.Karena sebagian besar orang Tionghoa, seringkali di situ bisa banyak dijumpai beragam kulineran menarik asli Tiongkok atau hasil akulturasi pada beragam budaya.

Berikut, beragam kulineran ciri khas Singkawang yang harus dicoba saat berkunjung.

Bubur gunting

Bubur gunting sebagai makanan ciri khas Singkawang yang dibikin dari kuah dan cakwe. Sama dengan namanya, hidangan temurun warga Tionghoa di Singkawang ini disajikan bersama guntingan cakwe. Kuah bubur gunting dibuat dari kombinasi kacang hijau, tepung tapioka, dan gula yang membuat teksturnya jadi kental.

Bakso Sapi Bakmi Ayam 68

Kota Singkawang populer dengan hidangan bermacam mie, begitu halnya menu satu ini.

Bakso Sapi Bakmi Ayam 68 ditanggung buat ngiler beberapa pelancong yang bertandang ke kota ini.Kerenyahan dari daging ayam dan bakso sapi membuat beberapa orang ikhlas berbaris panjang untuk mencicipinya, lho.

Baca Juga : 12 Tempat Wisata di Kalimantan Utara yang Paling Hits

Es Nam Mong

Minuman ini cukup unik dan menarik. Dibuat dari jeruk sambal atau jeruk purut. Jeruk ini dikeringkan lebih dulu saat sebelum diproses supaya rasa asamnya semakin terasa. Umumnya, minuman ini bukan hanya untuk pelepas dahaga saja tetapi untuk menambahkan daya imun badan jadi lebih kuat. Minuman ini pas untuk dingin atau hangat, bila cuaca sedang tidak bagus karena itu es nam mong ini tak perlu memakai es, cukup air hangat saja dan gula atau madu.

Es Limun Sasi

Limun sasi ialan limun tradisionil yang dibungkus dalam botol. Dulu, minuman ini benar-benar terkenal dilapisan warga. Bukan hanya rasanya yang manis dan fresh tetapi bahan yang dipakai memiliki kandungan faedah untuk kesehatan. Bisa disebutkan minuman ini benar-benar legend karena ada saat sebelum kemerdekaan. Hmm, dapat dipikirkan peninggalan budaya yang ini mempunyai cita-rasa yang lain dari minuman yang lain.

Bubur Tahu

Tetap dengan masakan tahu. Ini kali tahu bukan dibikin jadi susu, tetapi bubur. Kabarnya, bahan khusus pembikinan bubur tahu ini dari kacang kedelai. Dahulunya, orang sukai konsumsi bubur ini karena mempunyai manfaat yang baik untuk badan. Saat ini, menu ini jadi hidangan hangat untuk beberapa wisatawan.

Memiliki bentuk serupa dengan bubur sumsum namun lebih lunak dan halus. Untuk Anda yang sedang haus tetapi lapar dapat mencoba menu ini sebagai ganjalan sebentar. Baru lanjut makan berat untuk siangnya. Kuahnya yang manis membuat badan semangat dan tidak lemas.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *