Rekomendasi Makanan Di Jogjakarta

Rekomendasi Makanan Di Jogjakarta

Rekomendasi Makanan Di Jogjakarta – Buat yang domisili di Jogja dan sekelilingnya atau beberapa petualang yang hendak berkunjung kota kecintaan ini, tempat makan berikut ini ditanggung tawarkan situasi autentik Jogja dan cocok sekali memberikan kepuasan perut dan enteng di kantong.

Nantikan apalagi? Yok check daftar dari jalanjalanaja dan rancang jadwal keliling kota favorite Anda!

Mie Ayam Bu Tumini

Untuk beberapa pecinta masakan bakmie cs, kurang cukup jika jalanan tanpa nikmati mie di tempat. Tidak kecuali di Jogja, Mie Ayam Bu Tumini dengan kuah coklat yang tidak biasa dan lauk ayam atau ceker siap jadi rekan makan siang yang dekat!

Gudeg Mbah Lindu Sosrowijayan

Mlaku-mlaku ning Malioboro (jalanan di Malioboro), asyiknya nikmati landmark terpenting Jogja lebih komplet sekalian menyogok sepiring nasi gudeg yang berada di Jalan Sosrowijayan. Gudeg legendaris ini sebagai racikan almarhum Mbah Lindu yang mulai jualan semenjak remaja sampai akhir hayat di umur 100 tahun.

Saoto Bathok Mbah Katro

Bukan salah baca, saoto memang kulineran Solo yang memercayakan serasi kuah bening dan kenyal daging sapi. Dihidangkan dalam bathok (tempurung kelapa) dengan pendamping berbentuk tempe goreng, sate usus atau sate telur puyuh sekalian makan lesehan dalam saung, rekreasi kulineran dan budaya komplet menjadi satu di sini.

Sate Klatak Pak Bari

Sesudah ada di film AADC 2, tempat makan yang ini menjadi lebih ramai dari umumnya. Tetapi memang rasanya sangat enak, empuk dan tidak berbau prengus kok! Antiknya, sate klatak ditusuk tidak memakai tusuk sate dari bambu seperti umumnya, tetapi dengan besi jeruji sepeda! Apa lagi dikonsumsi bersama gule kambing panas yang dapat buat udara dingin tidak berasa.

Es Buah PK

Siapa sich yang tidak suka es buah? Apa lagi di tengah-tengah cuaca panas dan terik. Warung es buah yang tempati tenda kaki lima ini terhitung legendaris karena telah ada semenjak 44 tahun kemarin. Es buah yang buat orang ikhlas berbaris ini terbagi dalam isian nangka, cingcau hitam, sawo, kelapa muda, alpukat, susu coklat dan parutan es.

Gudeg Pawon

Gudeg yang ini cukup unik, karena sama sesuai namanya Anda harus berdesakan antara pengunjung lain di dapur (pawon) untuk nikmati gudegnya yang sedap. Kekhasan lain dari gudeg yang ada semenjak tahun 1958 ini ialah bukanya cuma malam hari dan cuma 3 jam saja!

Tumis Mercon Bu Narti

Tidak salah memang dinamakan “mercon”, karena rasa pedasnya betul-betul meletus di mulut. Berdiri nyaris 20 tahun kemarin saat negara ini dirundung kritis ekonomi, orak-arik racikan Bu Narti ini terbagi dalam kikil, daging, gajih, kulit dan tulang muda dan cabai rawit yang berlimpah. Bersiap gobyoss!


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *