Bondowoso tak mempunyai bandar udara sendiri. Bandar terdekat dengan koneksi penerbangan segera ke Jakarta merupakan Bandar Blimbingsari di Banyuwangi (3 jam dari Bondowoso) dan Bandar Juanda di Surabaya (5 jam dari Bondowoso). Maskapai yang melayani penerbangan dari Jakarta ke Banyuwangi merupakan Garuda Indonesia, dan NAM Air. Dari Surabaya, Garuda Indonesia, dan Wings Air melayani penerbangan segera menuju Jember, sekitar 1 jam perjalanan dari Bondowoso. Melewati darat: Dari Surabaya, waktu tempuh yang dibutuhkan sekitar 5 jam lewat jalanan Pantura. Apabila bepergian dengan kereta api, Anda bisa lewat Stasiun Jember dan melanjutkan perjalanan ke Bondowoso selama sekitar 1 jam jalanjalanaja.com.

1. Mencari termpat persembunyian Teletubbies: Kawah Wurung
Kawah wurung merupakan bukit dengan cerukan seperti kawah gunung yang diselimuti padang rumput bak permadani hijau. Kawah ini juga diketahui dengan nama Bukit Cincin. Sebab berlokasi di ketinggian 1.500 meter, udaranya juga betul-betul menyegarkan. Dari puncaknya, sejauh mata memperhatikan, ada permadani yang terhampar luas luas. Dikala cuaca cemerlang, Gunung Ijen dan Merapi berdiri berdampingan menyapa Anda. Anda dijamin tak akan pernah merasa puas merasakan panorama seperti ini. Oh iya, seandainya dipandang dari kaki gunung, apa Anda merasa de javu? Benar, panorama bukit kecil hijau memang menyerupai markas para Teletubbies. Memang tak ada Teletubbies di sini. Melainkan tak perlu kecewa sebab Anda bisa menjumpai kijang dan sapi. Lagipula siapa sih yang tak berharap berfoto di atas permadani rumput hijau seperti ini? Lokasi: Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, 68288.
Karcis Masuk: Rp3.000 per orang

Baca Juga : Kuliner Khas Bondowoso Paling Enak

2. “Stonehenge KW super” yang lebih rimbun dari aslinya: Wanawisata Betoh So’on (The Stonehenge van Java)

Di tengah rimbunnya hutan Bondowoso, rupanya ada bangunan megah unik, yang menyerupai laman purbakala Stonehenge di Inggris. Tujuh tumpukan batu raksasa berdiri gagah menyusun lingkaran. Inilah “KW super” dari Stonehenge Eksistensi pohon-pohon dan semak liar serta letaknya di dasar jurang bahkan membuatnya terlihat lebih cantik dari aslinya! Sayangnya, sebab berada di jurang, untuk memandang dari dekat Anda perlu menuruni lembah yang membahayakan. Melainkan estetika Betoh So’on ini bisa Anda nikmati dari atas bukit. Dan justru terlihat lebih cantik sebab Anda dapat memandang dan berswafoto dengan segala formasi batuan ini. Bagaimana batu raksasa itu dapat saling bertumpuk dengan rapi? Sama seperti kasus Stongehenge, tak ada yang tahu jawabannya.
Lokasi: Desa Solor, Kecamatan Cermee, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, 68286

3. Senantiaasa mengepul dan bergemuruh: Air Terjun Blawan
Air terjun setinggi sekitar 30 meter ini sesuai menjadi opsi utama Anda sebab mempunyai banyak keunikan.
Pertama, airnya berwarna kekuningan dan mengeluarkan kepulan asap. Ini sebab tingginya kadar sulfur yang berasal dari Gunung Ijen di dalamnya. Kedua, di dekat air terjun ini Anda bisa bersantai di pemandian air panas yang diandalkan bermanfaat memperlancar sirkulasi darah dan menyembuhkan penyakit kulit. Ketiga, estetika air terjun ini bisa dirasakan dari sisi tebing. Air terjun ini sendiri segera bermuara ke dalam tanah seperti air terjun Niagara di Amerika. Sekitar 1 km dari sini terdapat air terjun lain ialah Niagara Mini. Sebutan itu tentu bukan tanpa alasan. Sedangkan “mini” dan tingginya cuma 6 meter, namun keindahannya boleh diadu.
Lokasi: Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, 68288
Karcis Masuk: Rp2.000,00 per orang

4. Dua kali lebih cantik: Air Terjun Tancak Kembar
Satu air terjun saja telah keren, apalagi seandainya ada dua? Air terjun kembar ini berada tersembunyi di lereng Gunung Argopuro yang adem dan diikelilingi alam yang masih perawan.
Mengalir dari ketinggian 70 meter lewat celah bukit dan berjarak 20 meter satu sama lain, “si kembar” ini selalu mengalir bersama bagus di musim kemarau ataupun penghujan.

Buat para Instagrammers, air terjun ini sesuai menjadi opsi. Lagipula, di mana lagi Anda dapat berfoto dengan latar dua air terjun sekalian dalam satu pigura? Sewaktu menuju ke air terjun ini, Anda juga bisa merasakan pesona air terjun berundak yang tingginya sekitar 50 meter. Psst! Berdasarkan mitos, mandi di air terjun ini dapat membikin kita menjadi awet muda lho.
Lokasi: Desa Andungsari, Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, 68253

5. Senantiasa berbusa sedangkan tanpa sabun: Air Terjun Busa

Yang unik dari air terjun ini merupakan muaranya yang penuh dengan gumpalan busa, seperti halnya air bekas cucian yang mengandung deterjen. Melainkan busa ini bukan berasal dari sabun cuci lho. Sumber airnya yang berasal dari Gunung Ijen dan bercampur dengan sulfur membikin muaranya penuh dengan gumpalan putih seperti busa. Air terjun sulfur ini berlatar tebing bebatuan yang juga tak keok keindahannya. Sayangnya Anda direkomendasikan untuk tak mandi di sini sebab kandungan sulfurnya betul-betul tinggi. Sedangkan demikian, tak ada yang melarang Anda untuk berswafoto dengan latar tebingnya yang eksotis.
Lokasi: Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, 68288

6. Menyaksikan pementasan ‘tarian’ alang-alang: Kawah Alang-alang (Labeng Seng)
Kawah Alang-alang merupakan “pentas” raksasa untuk merasakan cantiknya tarian tanaman alang-alang yang tertiup angin. Latar perbukitan hijau serta pemandangan Gunung Ijen dan Gunung Raung yang terlihat terang membikin pertunjukan tarian alang-alang ini kian mempesona. Uniknya, ketika alang-alang ini tertiup angin, Anda akan mendengar bunyi seperti singa mengaum. Hening saja, itu cuma hembusan angin kok. Di sini tak ada hewan buas sama sekali. Dan tentu saja yang paling istimewa merupakan, Anda dapat masuk ke atas “pentas”, berfoto ria, malahan ikut serta berdansa bersama. Pasti bawaannya pengen nyanyi, “The hills are alive with the sounds of music…”

Lokasi: Curah Macan, Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, 68288

7. Puncak Pass mini versi Bondowoso: Panorama Minuman-minuman memabukkan
Jika berkendara dari arah Probolinggo menuju Bondowoso lewat Jalan Raya Wringin, karenanya Anda akan lewat “Puncak Pass” mini. Dari anjungan yang disediakan, mata Anda akan dimanjakan oleh hijaunya alam Bondowoso dengan air terjun menyembul di balik kehijauan pohon. Tak diragukan lagi, anjungan ini betul-betul tepat untuk melengkapi koleksi Instagram Anda. Ada juga sebagian rumah pohon dan menara yang juga layak menjadi latar swafoto. Bagi yang menyenangi bertualang, Anda dapat mencoba menyambangi gua minuman memabukkan-minuman memabukkan yang sepintas mirip dengan panorama di film Jurassic Park. Penasaran ‘kan? Dan seperti Puncak Pass, Panorama Minuman-minuman memabukkan berada di tepi jalan raya sehingga betul-betul gampang ditempuh.

Lokasi: Jalan Raya Wringin, Desa Sumbercanting, Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, 68252
Karcis Masuk: Rp1.500 per orang

8. Panorama ala Selandia Baru di kaki gunung: Bukit Jabal Kirmit
Anda tak perlu bepergian jauh ke Selandia Baru untuk merasakan pesona permadani rumput hijau yang luas.
Itulah Bukit Jabal Kirmit yang masih berada di tempat base camp pendakian ke Kawah Ijen. Bukit ini selalu berselimut permadani hijau diselilingi hamparan alang-alang yang menarik. Sebagai ganti peternakan domba ala Selandia Baru, di sini Anda dapat menjumpai kuda dan kijang. Pemandangan Gunung Ijen yang melambung tinggi dan udaranya yang adem dijamin akan kian membikin Anda betah berlama-lama di sini.