Pesona Blue Fire Ijen yang Mendunia di Kawah Ijen Jawa Timur

Wisata —Selasa, 7 Dec 2021 10:27
    Bagikan  
Pesona Blue Fire Ijen yang Mendunia di Kawah Ijen Jawa Timur
pinterest

JALANJALANAJA.COM- Kawah Ijen terletak di dua kabupaten, Bondowos dan Banyuwangi. Cagar Alam Wisata Ijen Bondowoso adalah salah satu gunung aktif d Jawa Timur yang memiliki ketinggian 2.443 mdpl dan kedalaman danau 200m dengan kedalaman danau 200m serta luas kawah yang mencapai 5.466 hektar.

Pemandangan sekitar danau yang berwarna hijau tosca dengan suhu yang cukup dingin membuat daya Tarik bagi Kawah Ijen ini. Tidak heran jika Kawah Ijen menjadi  tujuan wisata bagi turis local maupun mancanegara.

Bendungan belerang yang ada di gunung ini juga menjadi anugerah bagi masyarakat sekitar. Karena hamper sebagian besar mata pencaharian dari warga adalah sebagai penambang belerang.

Untuk menuju kawasan ini juga memiliki akses yang cukup memadai. Pengunjung bisa menggunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi. Jalan menuju kawasan Kawan Ijen juga sudah beraspal, mulus dan memadai.

Baca juga: Resep Makanan: Cara Membuat Spaghetti Aglio Olio Simple

Pengunjung harus jalan sejauh 3km untuk bisa mencapai ke Puncak Kawah Ijen. Pendakian dimulai dari Pos Paltidung di Lereng Gunung Ijen selama perjalanan kurang lebih 1 hingga 2 jam.

Kawah Ijen memiliki kandungan belerang yang kuat, saat sudah sampai di bibir kawah, kita disarankan untuk menggunakan masker karena bisa meracuni tubuh jika terlalu banyaj menghirupnya.

Pengunjung bisa berjalan menurunu kawah jika ingin melihat aktivitas penambang belerang. Medannya yang berbatu dan mudah longsor membuat kamu harus nerhati-hati jika ingin turun ke kawah.

Selain pemandangan kawah danau yang indah, salah satu hal yang paling mendunia dari Kawah Ijen adalah Blue Fire Kawah Ijen. Itu adalah fenomena alam api berwarna biru yang terjadi karena keluarnya gas vulkanik yang mengandung belerang panas dengan suhu 660 derajat celcius yang terbakar saat bersentuhan dengan udara. Fenomena Blue Fire Ijen ini hanya bisa disaksikan pada malam hari.

Baca juga: Ini Dia Minuman yang Dipercaya Bisa Menjaga Kesehatan Ginjal

Wisatawan yang ingin melihat fenomena ini  harus tart melakukan pendakian sekitar jam satu atau maksimal jam 2 dini hari dare area parker Paltuding agar bisa tiba di Kawah Ijen sebelum matahari terbit.

Untuk bisa ke Gunung Ijen, bisa di akses dari dua jalur. Yaitu utara dan selatan. Jika dari utara bisa ditempuh melalui Situbondo menuju Bondowoso lewat Wonosari dan dilanjutkan ke Paltuding. Jarak Situbondo menuju Paltuding adalah 93km.

Jika dari arah selatan, bisa dilalui dari Banyuwangi menuju licin 15km. Dari Licin menjuju Paltuding yang berjarak 18km dan akan diteruskan menggunakan jeep dengan jarak 6km sebelum Paltuding. Harus menggunakan jeep karena jalan yang berkelok dan menanjak. –zz-  

Baca juga: Tersembunyi di Balik Bebatuan, Berikut Keindahan Pantai Parang Tenggiri Bangka Belitung

Editor: Zizi
    Bagikan  

Berita Terkait