Wisata Taman Nasional Wakatobi: 5 Tempat Wisata Wakatobi yang Indah dan Wajib Dikunjungi

Wisata —Kamis, 7 Oct 2021 18:14
    Bagikan  
Wisata Taman Nasional Wakatobi: 5 Tempat Wisata Wakatobi yang Indah dan Wajib Dikunjungi
Wakatobi | Pinterest

WAKATOBI, JALANJALANAJA- Taman Nasional Wakatobi adalah salah satu taman nasional di Indonesia. Letaknya di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Taman nasional ini ditetapkan pada tanggal 19 Agustus tahun 2002 berdasarkan Surat Keputusan Menteri kehutanan Nomor 7661/Kpts-II/2002. Lahan yang dipakai seluas 1,39 juta hektare.

Wakatobi menyimpan sejuta pesona wisata, mulai dari keindahan wisata bawah laut, wisata pantai, peninggalan bersejarah, hingga seni budaya. Setelah ditetapkan sebagai salah satu dari sepuluh destinasi wisata prioritas oleh pemerintah pusat, Wakatobi terus berbenah.

Data dari Taman Nasional Wakatobi memperlihatkan betapa Wakatobi layak dijadikan destinasi pariwisata prioritas. Dari 820 jenis karang yang ada di dunia, 750 jenis karang (90 persen) di antaranya ada di Wakatobi. Dengan demikian, 90 persen jenis karang di dunia terdapat di Wakatobi.

Selain itu, Wakatobi juga menjadi salah satu tempat penyelaman kelas dunia, world class diving site. Terdapat puluhan lokasi selam dan operator wisata selam yang siap memanjakan wisatawan menikmati surga bawah laut.

Di Wakatobi juga terdapat suku Bajo yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya di atas laut. Keunikan adat budaya mereka memiliki daya tarik yang luar biasa bagi wisatawan lokal ataupun mancanegara. Potensi keunikan wisata laut dan budaya tersebut mengantarkan Wakatobi ditetapkan sebagai Cagar Biosfer Bumi Ke-8 di Indonesia oleh UNESCO pada 2012.

Baca juga: Wisata Ke Pulau Komodo yang Merupakan Tujuh Keajaiban Dunia

5 Tempat Wisata Wakatobi yang Indah dan Wajib Dikunjungi

Pulau Tomia

Pinterest

Pulau Tomia menjadi salah satu pulau yang ada di Wakatobi dengan suasana sepi dan syahdu. Hal ini dikarenakan Pulau Tomia belum banyak mendapat atensi dari wisatawan. Untuk menuju pulau ini, Sahabat harus menempuh jarak kurang lebih 3 jam dari Pulau Wangi-Wangi.

Yang sangat asyik dari Tomia adalah spot menyelamnya yang sangat indah dan banyak. Bayangkan saja bagaimana keindahan pulau ini karena memiliki 28 spot diving, di antaranya adalah Ali Reef, House Reef, dan Teluk Maya.

Pulau Wangi-Wangi

Pinterest

Menjadi pulau yang berada di garis terdepan Wakatobi, Pulau Wangi-Wangi memang paling banyak dikenal oleh wisatawan. Terlebih, di pulau ini memang banyak sekali objek wisata yang bisa dikunjungi untuk bersenang-senang sekaligus teredukasi tentang sejarah dan bentang alam.

Salah satu objek wisata di Pulau Wangi-Wangi adalah Benteng Liya. Tempat ini berada di Desa Liya Togo, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan. Dahulu, Benteng Liya digunakan untuk berkomunikasi oleh masyarakat kerajaan setempat dengan penduduk di luar kerajaan.

Baca juga: Pesona Wisata Taman Nasional Bunaken: Surga Bawah Laut Sulawesi Utara

Binongko

Pinterest

Satu lagi pulau yang berada di Kabupaten Wakatobi dengan kunjungan wisatawan yang tak seramai pulau lainnya karena memang rute menuju ke sini cukup sulit dilalui. Jika Sahabat suka suasana sepi dan asri, berkunjung ke Binongko tentu saja menjadi pilihan yang menarik, terlebih pemandangannya yang begitu indah.

Masyarakat di Binongko masih menyimpan warisan budaya leluhur yang masih eksis hingga sekarang. Budaya tersebut berupa tarian yang disebut Balumpa. Tarian ini biasanya dipertunjukkan untuk acara-acara besar nan penting di Wakatobi.

Kaledupa

Pinterest

Benteng La Donda, Makan Tua, dan Benteng Ollo merupakan salah tiga objek wisata terkenal di Kaledupa. Ketiganya biasa dikenal sebagai objek wisata sejarah karena banyak memiliki cerita menarik untuk dipelajari oleh wisatawan.

Di dalam Benteng Ollo juga terdapat Mesjid Tua sebagai situs sejarah peninggalan masyarakat setempat. Budaya yang dahulu dianut oleh masyarakat setempat tetap lestari hingga sekarang.

Itulah 5 tempat wisata di Wakatobi yang bisa di kunjungi untuk dijadikan tempat liburan yang sangat asyik dan menyenangkan. Bisa dikunjungi kapan pun, tetapi tentu saja waktu yang paling pas adalah ketika kemarau, terlebih ketika tujuannya adalah untuk berjemur di pantai atau menyelam di lautnya sambil melihat terumbu karang.

Editor: RAP
    Bagikan  

Berita Terkait