Panorama Indah Wisata Kawah Ijen: Rute dan Daya Tarik

Wisata —Rabu, 6 Oct 2021 19:18
    Bagikan  
Panorama Indah Wisata Kawah Ijen:  Rute dan Daya Tarik
Kawah Ijen | Pinterest

BANYUWANGI, JALANJALANAJA- Kawah Ijen atau Gunung Ijen adalah sebuah gunung berapi yang terletak di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Indonesia. Gunung ini memiliki ketinggian 2.386 mdpl dan terletak berdampingan dengan Gunung Merapi. Gunung Ijen terakhir meletus pada tahun 1999.

Kawah Ijen merupakan pusat danau kawah terbesar di dunia, yang bisa memproduksi 36 juta meter kubik belerang dan hidrogen klorida dengan luas sekitar 5.466 hektar. Kawah yang berbahaya ini memiliki keindahan yang sangat luar biasa dengan danau belerang berwarna hijau toska dengan sentuhan dramatis dan elok. Danau Ijen memiliki derajat keasaman nol dan memiliki kedalaman 200 meter. Keasamannya yang sangat kuat dapat melarutkan pakaian dan jari manusia.

Panorama sekitar dengan danau yang berwarna hijau toska dengan sentuhan dramatis dan elok serta suhu yang cukup dingin, menjadi daya tarik dan ciri khas tersendiri bagi Kawah Ijen. Tidaklah heran jika Kawah Ijen menjadi tujuan wisata baik lokal maupun turis mancanegara, bahkan menjadi anugerah bagi masyarakat setempat karena kandungan belerang yang ada pada gunung ini. Hampir sebagian besar dari warga setempat yang menggantungkan hidupnya sebagai penambang belerang.

Pinterest

Baca juga: Pesona Wisata Taman Nasional Bunaken: Surga Bawah Laut Sulawesi Utara

Daya Tarik Kawah Ijen

Sebagaimana tempat wisata lainnya, Kawah Ijen juga punya sejumlah daya tarik. Setidaknya ada tiga daya tarik utama yang dimiliki Kawah Ijen. Blue Fire, aktivitas para penambang, serta pemandangan Kawah Ijen itu sendiri.

  • Blue Fire

Daya tarik pertama yang ada di Kawah Ijen adalah Blue Fire. Sesuai namanya, Blue Fire adalah sebuah api biru yang lazim muncul di tengah penambangan sulfur. Blue Fire sendiri bisa dilihat pada waktu dini hari hingga 5 pagi.

Tak hanya bagi wisatawan lokal, Blue Fire sangat diminati oleh wisatawan asing. Blue Fire di Kawah Ijen sendiri merupakan satu di antara dua Blue Fire yang ada di dunia. Adapun satunya lagi ada di Islandia.

  • Aktivitas Para Penambang

Pinterest

Selain sebagai kawasan wisata, Kawah Ijen juga menjadi tempat para penambang untuk mencari nafkah. Kita bisa melihat mereka bekerja di sekitar danau untuk menambang belerang yang ada di sana.

Belerang yang mereka tambang sendiri nantinya mereka bawa untuk dijual. Sebagian belerang yang mereka bawa juga nantinya bakal dibuat menjadi cenderamata. Selain sebagai penambang, mereka juga lazim menjadi pemandu wisata untuk wisatawan yang belum hafal rute menuju Kawah Ijen.

  • Panorama Kawah Ijen

Daya tarik terakhir yang ada di Kawah Ijen adalah panorama Kawah Ijen itu sendiri. Saat pertama kali kesini, kita akan disuguhkan hamparan pohon manisrejo yang daunnya kemerahan.

Di sekitar pepohonan tersebut, Sahabat akan menemukan batuan dinding berwarna kekuningan. Kalau Sahabat datang di pagi hari, Sahabat bakal melihat Kawah Ijen berwarna hijau kebiruan, serta disinari cahaya matahari pagi.

Baca juga: Pesona Destinasi Wisata Raja Ampat: Surga Bawah Laut Papua Indonesia

Rute Menuju Kawah Ijen

Untuk bisa ke Kawah Ijen, Sahabat bisa memakai salah satu dari dua ute yang ada. Adapun dua rute tersebut adalah Bondowoso dan Banyuwangi.

Kalau mau rute yang dekat, rute Banyuwangi adalah rute yang kami sarankan. Baik rute Bondowoso maupun Banyuwangi, Sahabat nantinya akan sampai Paltuding. Paltuding sendiri merupakan pintu masuk yang nantinya bakal mengarahkan Sahabat ke Kawah Ijen.

Untuk kendaraan, kita bisa memakai kendaraan pribadi seperti mobil dan motor, atau kendaraan umum berupa angkot. Kalau memakai kendaraan pribadi, pastikan untuk berhati-hati, karena jalanan menuju Kawah Ijen cenderung licin.

Bila sudah sampai, mesti membayar tiket sebesar Rp 5.000 (hari kerja) atau Rp 7.500 (akhir pekan/hari libur). Khusus untuk wisatawan mancanegara, yang harus dibayar adalah Rp 100 ribu (hari kerja), serta Rp 150 ribu (akhir pekan/hari libur).

Editor: RAP
    Bagikan  

Berita Terkait