Beredar Selebaran Bertuliskan "Pejabatnya Hidup Mewah Rakyatnya Hidup Susah" di Banjar, Ini Taggapan Dari Wakil Wali Kota

News —Sabtu, 25 Sep 2021 15:32
    Bagikan  
Beredar Selebaran Bertuliskan
Beredar Selebaran Bertuliskan "Pejabatnya Hidup Mewah Rakyatnya Hidup Susah" di Banjar, Ini Taggapan Dari Wakil Wali Kota/postpangadaran

BANJAR, JALANJALANAJA

Warga Kota Banjar, Jawa Barat dalam beberapa hari ini dihebohkan dengan adanya selebaran meme yang mengkritisi kehidupan antara pejabat dengan rakyat. Selebaran tersebut ditempel di rambu Lalu Lintas petunjuk arah di sejumlah persimpangan dan lampu merah yang ada di Kota Banjar. Salah satunya di lampu merah lapang Bhakti, selebaran terpampang di rambu petunjuk jalan tepat di bawah tiang lampu merah dan hanya berjarak 4 meter dari Pos Polisi.

Dalam selebaran tersebut tertulis "Pejabatnya Hidup Mewah, Rakyatnya Hidup Susah" dengan gambar meme pria bertubuh gemuk yang diberi makan oleh pria bertubuh kurus.

Salah seorang pedagang yang kiosnya berdekatan dengan lokasi selebaran meme, Acah Leo mengaku, dirinya baru mengetahui terdapat selebaran yang dipasang di rambu lalu lintas.

"Saya tiap hari ada di toko, tapi baru tahu kalau ada selebaran itu, mungkin karena memang saya tidak pernah perhatikan rambu lalu lintas kali yach," singkatnya saat diwawancarai wartawan, Sabtu 25 September 2021.


Baca juga: Kualat! Benfica di Kutuk Puasa gelar Liga Champions Selama 100 tahun

Baca juga: Kutukan Dari Sulley Muntari Kepada Buffon yang Bahkan Ronaldo Pun Tak Sanggup Bantu Buffon

Selebaran ini, diduga beredar setelah Pemerintah Kota Banjar menggelar rapat koordinasi terkait naiknya angka kemiskinan di Kota Banjar akibat pandemi yang terjadi sejak tahun lalu. Hasil rapat menunjukan terjadi kenaikan warga miskin sebesar 0,54 persen menjadi 6,09 persen dari sebelumnya 5,5 persen.

"Ini memang terjadi hampir di seluruh kota/kabupaten tapi jangan dianggap sepele dan harus segera bertindak agar angka kemiskinan tidak terus naik dan dapat ditekan seminimal mungkin," tanggap Wakil Wali Kota Banjar Nana Suryana.

Menyikapi selebaran tersebut, Nana mengatakan, bahwa selebaran tersebut tidak jelas ditujukan kepada siapa. Bila isi selebaran itu mengkritisi kondisi di Kota Banjar, namun isinya tidak sesuai dengan realita yang terjadi.


"Silahkan lihat sendiri kenyataannya, pejabat mana di Kota Banjar yang hidupnya mewah, bahkan semua anggaran di setiap dinas sudah dikurangi untuk memenuhi kebutuhan penanganan wabah corona, termasuk bantuan sosial di masa pandemi ini," ucapnya tegas.


Baca juga: Ganjar Pranowo Guberur Jawa Tengah Tegaskan Dukungan Untuk Memberantas Mafia Tanah

Baca juga: Bertahan Pada Status Level 2 PPKM, Aktivitas PKL di Ciamis Diperlonggar

Menurut orang nomor dua di Kota Banjar itu, baik pemerintah pusat maupun Pemerintah Kota Banjar, sejak pandemi tahun lalu hingga kini sejumlah bantuan untuk masyarakat sudah sering digulirkan.

"Bantuan JPS (Jaring Pengaman Sosial) seperti uang tunai dan sembako, sudah beberapa tahap ini disalurkan kepada warga. Melalui program JPE (Jaring Pengaman Ekonomi) pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) bisa mendapatkan berbagai bantuan untuk meningkatkan usahanya," katanya.


Nana menambahkan, dengan kondisi pandemi ini yang sudah berlangsung hampir 2 tahun semua sektor terkena dampaknya.

"Berbagai upaya sudah dilakukan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah untuk membantu warga yang terdampak pandemi tersebut," tandasnya. (Yuhendi)


Sumber : postpangandaran.com


Baca juga: Resep dan Cara Membuat Sushi Salmon

Baca juga: Resep dan Cara Membuat Kue Garpu Enak dan Mudah


Editor: Ajeng
    Bagikan  

Berita Terkait