Viralkan Kemerdekaan Indonesia Gunakan Morse. Ganjar : Kisah Soegiarin Sangat Heroik

News —Sabtu, 14 Aug 2021 23:44
    Bagikan  
Viralkan Kemerdekaan Indonesia Gunakan Morse. Ganjar : Kisah Soegiarin Sangat Heroik
Viral Kemerdekaan Indonesia Gunakan Morse. Ganjar : Kisah Soegiarin Sangat Heroik /jatengprov.go.id

SEMARANG, JALAN-JALAN AJA

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Komunitas Photocycling, Pewarta foto yang hobi gowes di Semarang melakukan ziarah dan doa di makam Soegiarin di kompleks tempat pemakaman umum Bergota Semarang, Sabtu 14 Agustus 2021.

Seperti diketahui, Soegiarin merupakan seorang tokoh penting bagi Kemerdekaan Republik Indonesia. Kendati demikian, tokoh satu ini tak banyak dikenal publik. Ia adalah seorang jurnalis di masa penjajahan, yang menyebarkan berita Kemerdekaan Republik Indonesia menggunakan morse ke seluruh dunia.

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu berziarah ke makam tokoh penting itu bersama pejabat lainnya juga adik dari almarhum bernama Soegiarno yang sudah menginjak 92 tahun.

Usai prosesi tabur bunga dan doa bersama, Soegiarno menceritakan kisah heroik kakaknya itu selama penjajahan. Menurut Soegiarno, kakaknya adalah jurnalis yang bekerja di Domei (sekarang jadi kantor berita Antara) milik Belanda.

"Kakak saya ini diperintah untuk menyelinap di kantor Domei dan menyiarkan kemerdekaan ke seluruh dunia. Waktu itu tidak mudah, karena Domei dijaga ketat oleh pasukan Jepang. Dan kita patut berbangga, karena kakak saya yang orang Jawa Tengah berhasil menyiarkan kemerdekaan Indonesia ke seluruh dunia," jelasnya sambil terbata.

Baca juga: 5 Film Luar Negri Yang Wajib Di Tonton

Baca juga: Cara Membuat Ayam Goreng Korea Yangnyeom Tongdak Anti Gagal

Soegiarno juga mengaku sangat bangga, dengan kedatangan Ganjar bersama anak-anak muda lainnya. Ia sangat senang, melihat para generasi muda bangsa sangat menghormati dan menghargai para pahlawan.

"Saya tidak menyangka, dan merasa sangat berbesar hati atas kedatangan pak Ganjar dan teman-teman ke makam kakak saya ini. Saya senang, karena generasi penerus masih mengingat perjuangan kita waktu itu. Hebat sekali," ucapnya.

Tak lupa Soegiarno berpesan pada generasi penerus bangsa untuk terus menjaga persatuan. Menurutnya, negara yang hebat bukan negara yang ekonomi atau senjatanya kuat, namun negara yang hebat adalah negara yang seluruh rakyatnya bersatu.

"Yang penting itu persatuan. Untung sekali negara kita masih tercengkram Pancasila, jadi semua bersatu. Hanya Pancasila, nggak ada yang lain. Semoga kita semua diberi kesehatan untuk menyaksikan kejayaan bangsa ini," pungkasnya.

Ganjar sendiri mengatakan, Soegiarin adalah tokoh penting dalam kemerdekaan. Kalau tidak ada Soegiarin, mungkin proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia tidak banyak orang tahu.

"Kalau zaman sekarang, beliau inilah yang memviralkan kemerdekaan Indonesia. Saya tidak membayangkan, kalau waktu itu tidak diviralkan, mungkin dunia tidak tahu bahwa Indonesia sudah merdeka atau belum," kata Ganjar.

Kisah Soegiarin lanjut Ganjar sangat heroik. Waktu itu, ia diperintahkan oleh pimpinannya yakni Adam Malik untuk menyelinap di kantor Domei dan menyiarkan proklamasi kemerdekaan menggunakan mesin morse.

Baca juga: Sangat Menggugah Selera Resep Tom Yam Khas Thailan Wajib Coba Di Rumah

Baca juga: Apa Penyebabnya Ayu Ting-ting Di Backlist Dari Dunia Pertelevisian

"Waktu itu tidak mudah, dia harus menyelinap dari pasukan Jepang, menyiapkan mesin morse dan mengirimkan berita proklamasi dengan morse ke kantor-kantor berita di seluruh dunia. Hari ini saya ke makam beliau, ketemu dengan keluarganya dan kita berikan penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasanya," ucapnya.

Ganjar mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati jasa para pahlawan. Banyak pahlawan yang telah berperan bagi kemerdekaan Indonesia, termasuk Soegiarin, tokoh yang dalam sejarah tidak banyak orang mengetahui.

"Harapannya publik jadi tahu, bahwa banyak orang-orang yang berjuang bagi kemerdekaan sesuai bidangnya termasuk pak Soegiarin ini. Kita harus menghormati dan menghargai jasa-jasa mereka, karena berkat mereka kita bisa menikmati kemerdekaan seperti ini," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Photocycling, Chandra Adi Nugroho mengatakan, peran Soegiarin bagi kemerdekaan Indonesia sangat besar. Di buku sejarah, nama Soegiarin tercatat sebagai salah satu pihak yang memiliki peranan penting.

"Namun banyak orang yang belum tahu kisah perjuangannya, kondisi makamnya saja seperti ini, sangat sederhana. Untuk itu kami para pewarta ini mengangkat kisah Soegiarin, agar sosoknya lebih dikenal dan mungkin ada pengakuan," ucapnya. (Solikun)

Baca juga: Wajib Coba Cara Bikin Kue Lava Ala Rumahan

Baca juga: Gelar Acara Puisi dan Doa. Ketua PWI Jateng : Puisi Menjadi Forum Kontemplasi Hati dan Rasa dalam Menandai Kondisi Zaman

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait