Misteri Keangkeran Kilo Meter di Cipularang yang Kerap Membuat Nyawa Melayang

Horor —Kamis, 30 Sep 2021 10:42
    Bagikan  
Misteri Keangkeran Kilo Meter di Cipularang yang Kerap Membuat Nyawa Melayang
Misteri Keangkeran Kilo Meter di Cipularang yang Kerap Membuat Nyawa Melayang/pinterest

JALANJALANAJA

Jalan tol Cikampek,Purwakarta dan Padalarang atau lebih di kenal dengan sebutan Cipularang merupakan jalan tol yang terkenal rawan terjadi Kecelakan, terutama di kilo meter 79 sampai 90.
Konon katanya lokasi jalan tersebut yang berada tepat di gunung Hejo membuat sering terjadinya ke kecelakaan di karenakan sang penunggu meminta tumbal.

Menurut sejarah, Gunung Hejo dulu menjadi tempat bernaung binatang monyet, tetapi sekarang sudah punah.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, keangkeran Gunung Hejo yang dianggap semakin kental seiring dengan banyaknya terjadi kecelakaan di ruas tol Cipularang terutama Km 97-90 arah Bandung.

Baca juga: 5 Wisata Religi di Cirebon Kota Para Wali yang Bernuansa Islami

Baca juga: Resep dan Cara Membuat Keripik Sukun yang Renyah dan Mudah

Tercatat, beberapa nyawa dari nama-nama terkenal pun melayang sia-sia akibat kecelakaan di sepanjang tol Cipularang tersebut.

Penyebabnya pun macam-macam, mulai dari alasan yang rasional seperti pengemudi lelah sehingga mengantuk, sampai alasan yang bersifat mistis seperti pengendara melihat penampakan makhluk halus tiba-tiba melintas.

Namun angka kecelakaan di jalan tol ini cukup besar sehingga banyak mitos-mitos terkait makhluk halus beredar di sini, terutama di KM 97.

Oleh karena itu sering kali di sebut dengan poros gaib yang sering juga terjadi penampakan
Beberapa di antaranya adalah adanya mobil misterus yang selalu memberikan sorotan lampu padahal saat dilihat, tak ada satupun mobil di belakangnya.
Dan cerita penumpang misterius, hingga bau kemenyan di kilometer 64.

Baca juga: Resep dan Cara Untuk Membuat Makaroni Schotel Kukus

Baca juga: Tahukah Anda Ternyata Warna Bulu Pada Kucing memiliki Filosofi yang Bermanfaat

Mobil gaib tersebut sering menganggu pengguna jalan Tol Cipularang dengan cara mengedip-ngedipkan lampu beam secara berulang-ulang kali di malam hari sebagai tanda ingin menyalip mobil di depannya.

Tapi, tidak lama kemudian, setelah pengemudi melihat ke arah belakang, tiba-tiba mobil gaib tersebut menghilang tanpa jejak.
Lebih mengagetkan, ketika pengemudi melihat ke depan sudah ada truk besar atau mobil lainnya.

Banyak orang yang percaya bahwa penampakan mobil gaib atau mobil hantu ini adalah salah satu jelmaan makhluk gaib di Tol Cipularang yang ingin menganggu dan mencelakaan penguna jalan dengan cara memecah konsentrasi para penguna jalan yang sedang melewati kawasan tersebut.

Juga banyak pengguna jalan yang mengaku pernah mengalami fenomena aneh, biasanya mereka tiba-tiba merasa ngantuk, bahkan ada penguna jalan yang pernah kehilangan kesadaran hingga terjadi kecelakaan.

Baca juga: Bukit Bintang Lembang, Pesona Malam Dengan Romansa Penuh Keindahan Langit Kota Bandung

Baca juga: Pamali! Konon Beberapa Kegiatan Ini Bisa Mengundang Mahluk Halus Datang Jika Dilakukan Dimalam Hari.

"Rasa ngantuk ini biasanya mulai terasa ketika memasuki KM 90. Anehnya, setelah sudah melewati KM 100 rasa ngantuk tersebut akan hilang begitu saja, bahkan mereka juga merasa badannya segar bugar,"katanya.

Penduduk setempat sering mengkait-kaitkan berbagai kejadian-kejadian mistis di jalan Tol Cipularang ini dengan penghuni gaib di Gunung Hejo.
Dulunya, gunung ini dikenal sebagai tempat petilasan atau tempat pemujaan saat prabu Siliwangi masih berkuasa.

Ceritanya, gunung ini sempat mau diratakan untuk memperpendek jalan Tol Cipularang, tapi karena beberapa alasan dan pertimbangan, ide tersebut dibatalkan. Akhirnya, jalan tol dibelokan sedikit atau dibuat melingkari Gunung Hejo.

Kabar yang beredar, saat masih dalam proses pembangunan jalan tol ini, ada beberapa pekerja yang mengalami kesurupan di sekitar Gunung Hejo.

Selain itu banyak yang menghubungkan keangkeran di Jalan Tol Cipularang dengan keberadaan makam yang ada di Gunung Hejo di KM 96.
Masyarakat Purwakarta mengenal Gunung Hejo sebagai daerah ritual pemujaan, tempat ziarah yang selalu dikunjungi orang itu merupakan bangunan berbentuk makam.NN

Baca juga: Resep dan Cara Membuat Lava Cake Lembut di Luar, Lumer di Dalam

Baca juga: Resep dan Cara Membuat Pepes Ikan Dengan Mudah

Editor: Ilham
    Bagikan  

Berita Terkait